Tips

11 Makanan Sehat Untuk Bantu Booster ASI

Time to read: 4 menit

Menjadi ibu merupakan hal yang sangat membahagiakan, terlebih lagi jika Moms bisa memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan penuh. Namun selama proses menyusui, terkadang beberapa ibu mengalami kendala, salah satunya adalah produksi ASI yang sedikit.

Meskipun hal ini umum dialami, nyatanya produksi ASI dalam jumlah sedikit seringkali membuat Moms khawatir bukan? Untuk mengatasinya, Moms bisa mengkonsumsi makanan tertentu untuk meningkatkan jumlah produksi ASI atau booster ASI.

Makanan yang tergolong untuk booster ASI banyak ragamnya, seperti sayuran berdaun hijau, buah, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Nah, berikut ini 11 makanan yang dipercaya bisa meningkatkan produksi ASI Moms.

1. Oatmeal

Oatmeal kaya akan serat, kalsium, vitamin B dan zat besi yang bagus untuk meningkatkan produksi ASI. Selain itu, oatmeal berfungsi untuk menjaga tekanan darah, menurunkan kolesterol, dan melancarkan pencernaan. Moms bisa mengkonsumsinya baik dengan cara biasa seperti mencampurkan susu putih dan menambahkan topping buah atau dikreasikan menjadi overnight oats dan cookies.

2. Bawang putih

Bawang putih telah lama dipercaya dapat menstimulasi produksi ASI dan meningkatkan jumlah produksi ASI. Sebuah penelitian menunjukan bahwa Si Kecil akan lebih lama menyusu jika Moms mengkonsumsi bawang putih. Bawang putih dapat mempengaruhi rasa dan bau ASI, membuat ASI terasa lebih enak. Itu mengapa Si Kecil jadi menyusu lebih banyak.

Meski begitu, bawang putih juga bisa menyebabkan bayi mengalami kolik. Beberapa bayi mungkin tidak punya masalah dengan bawang putih, namun beberapa bayi lainnya bisa menjadi rewel bahkan menyebabkan iritasi pada kulit.

Baca Juga : Apakah Boleh Menyusui Disaat Ibu Sakit?

3. Buah pepaya muda

Pepaya dipercaya sebagai ASI booster terbaik di Asia. Mengkonsumsi pepaya muda akan membantu menghasilkan produksi hormon oksitosin, yang mana bisa meningkatkan suasana hati. Dengan suasana hati yang baik, akan membuat produksi ASI menjadi lancar dan melimpah.

Pepaya juga memiliki kandungan yang baik untuk tubuh seperti vitamin A, B, C, dan E, enzim papain dan chymopapain. Buah yang rendah kalori ini bisa dikonsumsi sebagai pelengkap sayur, salad, atau sesuai selera Moms.

4. Biji adas

Adas dikenal sebagai tanaman yang multifungsi. Selain sebagai tanaman obat, biji adas juga bisa digunakan untuk meningkatkan produksi ASI karena mengandung senyawa estrogen. Nah, cara mengkonsumsinya, Moms bisa merendam satu sendok teh biji adas selama semalam untuk kemudian diminum pagi harinya sebagai teh.

5. Biji wijen

Mungkin biji wijen biasanya banyak dijadikan bahan pelengkap makanan lezat seperti martabak dan onde-onde. Namun, siapa sangka kalau biji wijen juga direkomendasi sebagai booster ASI. Biji wijen juga tinggi kalsium yang penting untuk pertumbuhan Si Kecil. Moms bisa mengkonsumsinya baik secara langsung maupun sebagai pelengkap masakan.

6. Fenugreek

Fenugreek termasuk paling sering direkomendASIkan sebagai booster ASI karena telah terbukti efektif dapat meningkatkan produksi ASI setelah 24-72 jam dikonsumsi. Fenugreek mengandung asam lemak omega 3 yang tidak hanya baik untuk memperlancar ASI, namun juga bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit seperti batuk, pilek, bronchitis, nyeri haid dan sakit tenggorokan.

Baca Juga : Baby Blues: Pengertian, Ciri-ciri, Penyabab dan Cara Mengatasi

7. Kacang almond

Diantara semua jenis kacang-kacangan yang lain, kacang almond memiliki kandungan paling baik untuk membantu produksi ASI. Kacang almond memiliki kandungan asam lemak esensial, omega 3, protein, vitamin E, kalsium, zat besi dan zinc yang bagus untuk membantu  meningkatkan hormon laktasi untuk membantu booster ASI. Moms bisa mengkonsumsi kacang almond secara utuh atau dalam bentuk susu.

8. Daun katuk

Daun katuk yang kaya serat dan vitamin bermanfaat untuk meningkatkan produksi ASI. Biasanya daun katuk sering diolah menjadi sayur. Setidaknya Moms perlu mengkonsumsi daun katuk satu porsi per hari untuk mendapatkan khasiatnya.

9. Bayam

Bayam mengandung banyak zat besi sehingga bagus dikonsumsi untuk ibu menyusui, terutama jika Moms mengalami pendarahan yang cukup berat saat melahirkan. Kandungan zat besi pada bayam akan sangat efektif mengembalikan kadar zat besi pada tubuh yang hilang.

10. Beras merah

Dalam sebuah penelitian, beras merah dipercaya efektif menstimulasi hormon yang dapat meningkatkan produksi ASI. Selain itu, beras merah juga tinggi akan serat, sehingga lebih sehat dikonsumsi daripada beras putih, terutama jika Moms ingin menurunkan berat badan pasca melahirkan.

11. Ikan salmon

Ikan salmon kaya akan asam lemak esensial dan omega 3 yang baik untuk meningkatkan produksi ASI. Tidak hanya baik untuk Moms, tapi ikan salmon juga bergizi untuk Si Kecil. Moms bisa menikmati ikan salmon dengan berbagai cara seperti digoreng, dipanggang ataupun dikukus.

Nannycare.id adalah yayasan pengasuh anak terbaik di Indonesia. Terdapat 3 layanan dari nannycare yaitu : Nanny, Governess, Newborn Care. Pemesanan Cepat, Harga terbaik tanpa admin dan Garansi tak terbatas. Hubungi sekarang.

Postingan Lainnya

5 Langkah Menghadapi Anak Yang Suka Berkata Kasar

Ketika Si Kecil bicara kasar, tentu Moms penasaran bukan? Dari mana ia mendapatkan kata-kata tersebut dan dari siapa ia belajar bicara seperti itu? Sebagai orang tua, Moms tidak boleh membiarkan hal ini terlalu lama. Sebagai orang tua, Moms harus tegas dalam meluruskan perilakunya dan tidak boleh menganggap remeh hal tersebut.

Manfaat Suka Memelihara Hewan Bagi Anak

Beberapa orang tua sering berpikiran bahwa memelihara binatang itu merepotkan bahkan tidak baik bagi kesehatan dan pertumbuhan Si Kecil. Namun dibalik semua ketakutan itu, memelihara hewan dirumah ternyata memiliki banyak manfaat lho Moms. Apa saja manfaatnya? Yuk, cari tau lengkapnya disini!

Mengenalkan Kebaikan Di Bulan Ramadhan Kepada Anak

Bulan Ramadhan bukan hanya sekedar mengajarkan pada Si Kecil soal menahan lapar dan haus dari pagi hingga petang. Masih banyak hal baik yang bisa dilakukan di bulan penuh berkah dan ampunan ini. Maka dari itu, yuk Moms, mulai ajarkan kebaikan pada Si Kecil dimulai dengan hal-hal sederhana berikut ini.

Anak-Anak Sering Tergoda Saat Berpuasa? Lakukan 5 Cara Ini

Umumnya, anak usia sekolah sudah mulai diajarkan berpuasa oleh orang tuanya. Tapi karena masih pemula, anak-anak sering mengeluh lapar dan haus saat siang hari. Hal ini sebenarnya wajar saja terjadi, namanya juga masih anak-anak. Namun, bukan berarti orang tua tidak bisa menyiasati agar anak kuat berpuasa. Simak 5 tips berikut ini agar anak tidak mudah tergoda saat puasa.

Tips Mengajari Anak Berpuasa Pertama Kali

Meskipun anak-anak belum diwajibkan untuk berpuasa, tidak ada salahnya Moms mengajarkannya Si Kecil sejak dini agar nantinya ia siap saat sudah diwajibkan berpuasa. Lalu bagaimana cara mengajarkan Si Kecil berpuasa sejak dini?