Tips

Anak-Anak Sering Tergoda Saat Berpuasa? Lakukan 5 Cara Ini

Time to read: 4 menit

Umumnya, anak usia sekolah sudah mulai diajarkan berpuasa oleh orang tuanya. Meski mereka belum diwajibkan untuk puasa, kebanyakan orang tua lebih lebih memilih untuk membiasakannya sejak dini. Tapi karena masih pemula, anak-anak sering mengeluh lapar dan haus saat siang hari. Hal ini sebenarnya wajar saja terjadi, namanya juga masih anak-anak.

Namun, bukan berarti orang tua tidak bisa menyiasati agar anak kuat berpuasa. Simak 5 tips berikut ini agar anak tidak mudah tergoda saat puasa.

Baca Juga : Tips Mengajari Anak Berpuasa Pertama Kali

Tips agar anak kuat puasa selama bulan Ramadhan

1. Pastikan Si Kecil cukup tidur dimalam hari

Pastikan Si Kecil tetap mendapat tidur yang cukup di malam hari. Meskipun Si Kecil harus bangun sahur, waktu tidurnya tidak boleh kurang. Menurut IDAI, anak usia 3-5 tahun membutuhkan tidur 11-12 jam perhari, sedangkan 6-12 tahun membutuhkan tidur 10-11 jam.

Jika waktu tidurnya diuraikan menurut jam, maka mereka harus tidur pada pukul 20.00 atau 20.30 malam untuk mendapatkan tidur malam yang cukup. Dengan tidur cukup, Si Kecil akan tetap bugar keesokan harinya dan memiliki stamina yang cukup untuk menjalani puasa.

2. Perhatikan kebutuhan nutrisinya saat sahur dan berbuka

Makanan yang kurang tepat dikonsumsi Si Kecil saat sahur bisa membuat ia mudah lapar dan lesu saat berpuasa. Dokter Spesialis Anak Konsultan Nutrisi Metabolik, Cut Nurul Hafifah menjelaskan, agar Si Kecil kuat berpuasa, orang tua harus memastikan mereka mendapat gizi yang cukup saat makan sahur dan berbuka.

Baca Juga : Sering Memuji Anak Berlebihan? Ini Dia Dampak Buruk yang Ditimbulkan

Untuk makan sahur, orang tua  dapat memilih makanan yang mengenyangkan yang mengandung karbohidrat kompleks  contohnya nasi, roti gandum, oat, sayuran berdaun hijau. Juga yang mengadung protein seperti telur, daging, ikan, tahu, tempe dan susu.

Saat berbuka tiba, Moms bisa menyajikan sayur dan buah di meja. Sayur dan buah kaya akan mineral dan vitamin yang dapat membantu meningkatkan imunitas agar Si Kecil tidak mudah sakit saat puasa.

3. Ajak Si Kecil menyiapkan sajian berbuka

Menjelang berbuka, Si Kecil biasanya jadi lebih rewel karena tidak sabar ingin segera buka puasa. Untuk mengalihkan perhatiannya, ajak ia menyiapkan sajian puasa bersama. Selain itu, cara ini bisa membuatnya semakin lahap makan karena hasil buatannya sendiri.

4. Mengisi waktu luang dengan kegiatan positif

Sambil menunggu waktu berbuka, Moms bisa mengisi waktu luang dengan kegiatan positif seperti sholat bersama, mengaji, atau berbagi makanan untuk berbuka. Jika Moms dan Si Kecil terbiasa olahraga, kalian tetap dapat melakukannya, namun ingat untuk tidak melakukan gerakan yang terlalu berat yang dapat menyebabkan kelelahan pada Si Kecil.

dr. Zeth Boroh, Sp.KO, Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga, memaparkan bahwa saat puasa, anak tetap bisa melakukan dynamic stretching yaitu menggerakan sendir leher, sendi kaki, bahu, tangan dan pinggang.

Ia juga menambahkan, kalau olahraga ini intensitasnya rendah sehingga bisa dilakukan saat puasa dan waktunya juga flexible, jadi bisa dilakukan kapan saja, baik pagi atau sore menjelang berbuka puasa.

Baca Juga : 6 Resep Enak untuk Si Kecil yang Susah Makan Sayur

5. Beri motivasi

Agar Si Kecil makin semangat berpuasa, beri ia motivasi. Motivasi bisa dalam bentuk perkataan seperti pujian ataupun berupa hadiah. Tidak ada salahnya memberikan hadiah untuk Si Kecil atas keberhasilannya menjalani puasa selama bulan Ramadhan.

Yang harus dihindari agar tidak mudah lapar dan haus selama puasa

  • Minum yang cukup

Semisal Si Kecil hanya puasa setengah haripun, tubuhnya tetap perlu terhidrasi dengan baik. Menurut para ahli dari Institute of Medicine di AS, kebutuhan minum anak-anak dan remaja yakni 6-8 gelas perhari (hampir 2 liter). Dari total jumlah air yang dikonsumsi, sekitar 20% asupan cairan berasal dari makanan yang dikonsumsi dan 80% sisanya berasal dari minuman lainnya.

Baca Juga : Anjuran Mengkonsumsi Susu UHT Untuk Anak

  • Hindari minuman berkafein

Teh, kopi, soda dan coklat termasuk minuman yang mengandung kafein yang bisa menyebabkan mudah haus. Sebaiknya hindari minuman ini pada Si Kecil selama berpuasa, Moms bisa menggantikannya dengan jus buah atau susu.

  • Hindari makanan junk food, berminyak dan mengandung banyak gula

Makanan seperti junk food dan gorengan dapat menyebabkan haus. Selain itu, makanan yang digoreng bisa menyebabkan lemak berlebih pada tubuh. Sedangkan makanan yang kandungan gulanya tinggi akan meningkatkan keinginan makan dan hanya memberikan sedikit nutrisi dalam kalori.

Nannycare.id adalah yayasan pengasuh anak terbaik di Indonesia. Terdapat 3 layanan dari nannycare yaitu : Nanny, Governess, Newborn Care. Pemesanan Cepat, Harga terbaik tanpa admin dan Garansi tak terbatas. Hubungi sekarang.

Postingan Lainnya

5 Langkah Menghadapi Anak Yang Suka Berkata Kasar

Ketika Si Kecil bicara kasar, tentu Moms penasaran bukan? Dari mana ia mendapatkan kata-kata tersebut dan dari siapa ia belajar bicara seperti itu? Sebagai orang tua, Moms tidak boleh membiarkan hal ini terlalu lama. Sebagai orang tua, Moms harus tegas dalam meluruskan perilakunya dan tidak boleh menganggap remeh hal tersebut.

Manfaat Suka Memelihara Hewan Bagi Anak

Beberapa orang tua sering berpikiran bahwa memelihara binatang itu merepotkan bahkan tidak baik bagi kesehatan dan pertumbuhan Si Kecil. Namun dibalik semua ketakutan itu, memelihara hewan dirumah ternyata memiliki banyak manfaat lho Moms. Apa saja manfaatnya? Yuk, cari tau lengkapnya disini!

Mengenalkan Kebaikan Di Bulan Ramadhan Kepada Anak

Bulan Ramadhan bukan hanya sekedar mengajarkan pada Si Kecil soal menahan lapar dan haus dari pagi hingga petang. Masih banyak hal baik yang bisa dilakukan di bulan penuh berkah dan ampunan ini. Maka dari itu, yuk Moms, mulai ajarkan kebaikan pada Si Kecil dimulai dengan hal-hal sederhana berikut ini.

Tips Mengajari Anak Berpuasa Pertama Kali

Meskipun anak-anak belum diwajibkan untuk berpuasa, tidak ada salahnya Moms mengajarkannya Si Kecil sejak dini agar nantinya ia siap saat sudah diwajibkan berpuasa. Lalu bagaimana cara mengajarkan Si Kecil berpuasa sejak dini?

Macam-Macam Tekstur MPASI Sesuai Dengan Usia Anak

Sekarang Si Kecil sudah berusia 6 bulan. Ini berarti Si Kecil sudah siap untuk diperkenalkan pada makanan padat pertamanya atau MPASI. Pemberian MPASI perlu sesuaikan dengan kemampuan pencernaan dan usia Si Kecil. Tekstur MPASI dikenalkan secara bertahap, mulai dari bubur halus atau puree, naik menjadi bubur kental sampai akhirnya tekstur MPASI sama seperti makanan orang dewasa.