Tips

Cara Merawat Bayi Baru Lahir

Time to read: 4 menit

Setelah 9 bulan lamanya menunggu kehadiran Si Kecil, akhirnya sekarang ia telah hadir ditengah-tengah keluarga yang semakin melengkapi kebahagiaan Moms dan pasangan.

Setelah persalinan selesai dirumah sakit dan Si Kecil bisa dibawa pulang kerumah, maka perawatan Si Kecil menjadi tanggung jawab Moms dan pasangan sepenuhnya.

Tidak jarang, sebagai ibu baru Moms mungkin masih bingung bagaimana cara merawat Si Kecil yang baru lahir. Walau ini merupakan pengalaman pertama, jika Moms dan pasangan bekerja sama untuk merawat Si Kecil pasti perawatan dirumah dapat maksimal.

Bayi baru lahir membutuhkan perawatan ekstra, maka perlu  bagi Moms untuk mengetahui hal dasar merawat bayi baru lahir, seperti berikut ini:

Baca Juga : Jangan Sampai Salah, Begini Cara Merawat Tali Pusar Si Kecil Agar Terhindar dari Infeksi

1. Merawat tali pusar

Dalam merawat tali pusar, Moms harus hati-hati, karena tali pusar harus selalu berada dalam keadaan kering dan bersih untuk mencegah terjadinya infeksi. Jika sampai terkena air, Moms harus segera mengeringkannya dengan cotton bud atau kain kasa.

Selain itu, Moms juga harus menunggunya sampai lepas sendiri. Biasanya tali pusar akan lepas sendirinya setelah 1-3 minggu.

2. Memandikan bayi

Selama tali pusar belum lepas, disarankan untuk hanya mengelap tubuh Si Kecil dengan waslap saja untuk memandikannya. Hal ini dilakukan supaya tidak ada air masuk kedalam tali pusar.

Setelah tali pusar lepas, barulah Moms bisa memandikan Si Kecil didalam bak mandi sambil berendam. Tidak lupa juga untuk selalu menggunakan produk mandi yang memang diformulasikan khusus untuk bayi ya, Moms.

3. Mengganti popok

Hal lain dari merawat bayi baru lahir yang mungkin masih menjadi kesulitan adalah mengganti dan memasang popok. Mengutip dari Kids Health, Si Kecil perlu diganti popoknya sampai 10 kali sehari lho, Moms.

Saat popok Si Kecil sudah penuh, segera ganti popok nya. Bersihkan area genital dengan lembut dengan menggunakan air lalu lap dengan kain waslap atau kapas.

Agar Si Kecil terhindar dari ruam popok, Moms dapat mengoleskan salep pada bokongnya. Jangan lupa untuk Moms selalu mencuci tangan baik saat memakaikan atau melepas popok Si Kecil.

Baca Juga : Kapan Waktu yang Tepat untuk Ibu Baru Mencari Pengasuh untuk Bayi Baru Lahir?

4. Memberikan ASI

Memberikan asi kepada Si Kecil adalah kewajiban yang paling utama diantara tugas-tugas yang lainnya. Asi merupakan makanan terbaik untuk Si Kecil juga menyusui baik untuk kesehatan Moms.

Si Kecil umumnya akan membutuhkan asi sekitar 8-12 hari sekali, dan biasanya dilakukan hanya 10 menit saja dalam sekali menyusui. Namun, pada minggu-minggu pertama, kebutuhan asi Si Kecil bisa saja lebih banyak, jadi, tidak semua pola makan bayi sama.

5. Menjemur bayi

Cahaya matahari memiliki banyak manfaat untuk tubuh Si Kecil. Cahaya matahari akan menghasilkan vitamin D yang bermanfaat untuk membentuk tulang dan gigi, membantu penyerapan kalsium, serta mengatur sistem imun.

Waktu untuk menjemur Si Kecil sebaiknya dilakukan sebelum jam 10 pagi. Hindari menjemur langsung dibawah sinar matahari. Sebelum menjemur, pakaikan pakaian lengkap serta pelindung kepala.

Selain itu, oleskan tabir surya pada kulitnya karena kulit Si Kecil masih sangat tipis sehingga akan rentan terbakar. Tidak perlu lama-lama, menjemur Si Kecil cukup 10-15 menit saja setiap harinya.

6. Menidurkan bayi

Jangan lagi mengharapkan kalau Moms bisa tidur pulas saat malam seperti sebelumnya. Pasalnya, Si Kecil akan membuat Moms terjaga hampir sepanjang malam karena ia membutuhkan asi 3 jam sekali sampai usia 3 bulan.

Meski ia suka terbangun saat malam, jam tidur bayi baru lahir memiliki durasi yang lebih lama ketimbang saat ia sudah lebih besar nanti. Rata-rata bayi baru lahir akan tidur sekitar 16-18 jam per harinya. Bisa saja Si Kecil terjaga lama saat malam dan tidur seharian saat siang dan sore hari.

Baca Juga : Jangan Sampai Terlewat, Ini Dia 5 Daftar Imunisasi Wajib untuk Si Kecil

7. Memberikan imunisasi pertama

Tubuh Si Kecil yang baru lahir masih rentan terhadap penyakit dan membutuhkan perlindungan ekstra. Pastikan Si Kecil mendapatkan imunisasi setelah ia lahir.

Pemberian imunisasi Hepatitis B sangatlah penting. Pemberian imunisasi jenis ini, bertujuan untuk menghindari penyakit Hepatitis B, yaitu infeksi hati yang bisa menimbulkan komplikasi berbahaya seperti sirosis dan kanker hati. Imunisasi Polio juga diberikan bersamaan dengan imunisasi Hepatitis B.

Nannycare.id adalah yayasan pengasuh anak terbaik di Indonesia. Terdapat 3 layanan dari nannycare yaitu : Nanny, Governess, Newborn Care. Pemesanan Cepat, Harga terbaik tanpa admin dan Garansi tak terbatas. Hubungi sekarang.

Postingan Lainnya

Tips Melakukan Perawatan Rambut Bayi Agar Tumbuh Sehat Dan Lebat

Moms, gemas bukan saat melihat bayi dengan rambut yang lebat dan sehat? Moms pastinya juga mau kan kalau rambut Si Kecil tumbuh sehat dan lebat seperti itu? Untuk tau rahasianya, baca terus ulasan diartikel ini ya Moms!

Ngidam Saat Hamil, Sebaiknya Dituruti Atau Dihindari?

Ngidam memang membuat ibu hamil memiliki keinginan besar untuk mengkonsumsi jenis makanan tertentu. Tapi ini bukan berarti Moms bisa makan semua jenis makanan tanpa aturan, lho! Justru saat hamil, sebaiknya Moms lebih berhati-hati dalam memilih jenis makanan.

Moms, Begini Cara Memandikan Bayi Baru Lahir Yang Benar

Menjadi seorang ibu merupakan pekerjaan termahal di dunia, karena bayarannya adalah kasih sayang sepanjang masa. Dan seorang ibu juga dituntut untuk memiliki kemampuan-kemampuan dalam merawat bayi, yang salah satunya adalah kemampuan memandikan bayi.

Cara Menghilangkan Stretch Mark Setelah Melahirkan

Apakah Moms punya masalah dengan stretch mark? Guratan garis yang menghiasi permukaan kulit ini seakan sudah lama menjadi masalah bagi kaum ibu. Keberadaan stretch mark sering sekali dikeluhkan karena dianggap mengganggu keindahan dan dapat menurunkan kepercayaan diri. Tidak heran banyak para ibu yang ingin sekali menyingkirkannya.

Apa Itu Sugar Rush Pada Si Kecil? Ketahui Faktanya Disini

Siapa yang tidak suka makanan manis? Jenis makanan satu ini menjadi makanan yang paling disukai anak-anak, lho. Tapi katanya, jika Si Kecil makan terlalu banyak gula bisa membuatnya mengalami sugar rush. Benar gak sih? Yuk, langsung aja cek faktanya disini!