Penyakit Anak

Cegah Si Kecil Terlalu Banyak Mengkonsumsi Makanan Manis Saat Natal Tiba

Time to read: 3 menit

Tidak lengkap rasanya merayakan Natal tanpa adanya makanan manis di meja. Berbagai jenis kue kering, permen dan coklat menjadi pelengkap perayaan natal yang dibungkus dalam balutan kertas yang unik dan mengkilap membuat Si Kecil tergoda untuk memakannya.

Awalnya Si Kecil akan makan satu bungkus, lalu bungkus ke dua, ke tiga, ke empat dan seterusnya sampai semua makanan manis tidak lagi tersisa diatas meja. Si Kecil boleh saja memakan makanan manis, karena gula merupakan sumber energi utama dalam tubuh selain karbohidrat.

Namun, mengkonsumsi makanan manis terlalu banyak juga tidak baik untuk kesehatan Si Kecil, karena makanan manis cenderung mengandung banyak kalori serta rendah zat gizi.

Asupan gula yang direkomendasikan untuk anak-anak

Badan Organisasi Dunia (WHO) merekomendasikan, jumlah gula tambahan yang dikonsumsi Si Kecil tidak boleh lebih dari 10% dari total energi yang dikonsumsi, hal ini untuk menghindari kelebihan energi dalam tubuh.

Untuk anak usia 1-3 tahun, 10% gula tambahan yang boleh dikonsumsi nilainya setara dengan 4-5 sendok teh gula, lalu untuk anak usia 4-6 tahun, 10% gula tambahan setara dengan 5-8 sendok teh gula.

Masalah kesehatan yang berpotensi dialami Si Kecil akibat teralalu banyak makan makanan manis

Berbagai masalah kesehatan dapat terjadi jika terlalu banyak makan makanan manis, berikut 5 risiko penyakit yang bisa dialami Si Kecil.

1. Mengalami obesitas

Konsumsi terlalu banyak gula merupakan salah satu dari penyebab obesitas pada anak. Gula yang tidak terpakai dalam tubuh bisa menyebabkan timbunan lemak.

Makanan yang dicampur gula atau minuman yang mengandung fruktosa seperti soda, teh manis dan lainnya dapat meningkatkan rasa lapar yang terus menerus. Jadi, semakin banyak Si Kecil makan makanan manis, semakin besar keinginannya untuk makan lagi dan lagi.

Jika kebiasaan makan manis terjadi sejak kecil, ketika beranjak dewasa nanti, maka akan sulit diatasi untuk bisa melakukan diet dengan cara biasa.

2. Mengalami kerusakan gigi

Kerusakan gigi pada anak dapat disebabkan karena terlalu banyak mengunyah makanan manis. Sisa makanan yang menempel pada gigi jika menjadi satu dengan bakteri di mulut, lalu akan berkembang dengan cepat menyebabkan sakit gigi atau gigi bolong.

Bila tidak cepat diatasi, hal ini akan menyebabkan gigi Si Kecil rusak permanen atau bila perlu dicabut.

3. Si Kecil jadi hiperaktif

Mengkonsumsi gula dalam jumlah banyak dapat memicu kenaikan gula darah yang menyebabkan Si Kecil jadi hiperaktif. Hiperaktif adalah kondisi dimana Si Kecil mengalami peningkatan gerakan, menjadi impulsive, dan mudah terdistraksi atau teralihkan.

4. Meningkatkan risiko diabetes

Asupan gula yang terlalu banyak dapat menyebabkan kadar insulin meningkat. Selain itu, juga dapat meningkatkan resistensi insulin dan kemampuan tubuh dalam menurunkan kadar gula darah terganggu.

Hal ini dapat membahayakan pankreas dan risiko diabetes akan meningkat terlalu dini pada anak usia remaja.

5. Meningkatkan risiko penyakit jantung

Makanan manis bisa mempengaruhi kadar kolesterol. Meski belum ada data penelitian yang secara langsung mengatakan bahwa gula bisa mempengaruhi kadar kolesterol, namun peneliti menunjukan bahwa anak-anak yang mengkonsumsi gula dalam jumlah banyak ditemukan memiliki kadar kolesterol yang tinggi, dan hal ini yang menjadi salah satu penyebab sakit jantung.

Makanan manis memang erat hubungannya dengan Si Kecil, meski begitu, Moms dapat membatasi Si Kecil makan makanan manis terlalu banyak demi mencegah resiko penyakit yang mengintainya saat dewasa nanti.

Pada saat Natal seperti ini kalau Moms sulit mengontrol asupan gula Si Kecil, Moms dapat menyiasatinya dengan membuat sendiri kue kering atau cemilan manis lainnya. Dengan begitu, jumlah gula yang terkandung dalam setiap cemilan bisa dikurangi atau digantikan dengan rasa manis alami dari buahan-buahan.

Nannycare.id adalah yayasan pengasuh anak terbaik di Indonesia. Terdapat 3 layanan dari nannycare yaitu : Nanny, Governess, Newborn Care. Pemesanan Cepat, Harga terbaik tanpa admin dan Garansi tak terbatas. Hubungi sekarang.

Postingan Lainnya

Tips Melakukan Perawatan Rambut Bayi Agar Tumbuh Sehat Dan Lebat

Moms, gemas bukan saat melihat bayi dengan rambut yang lebat dan sehat? Moms pastinya juga mau kan kalau rambut Si Kecil tumbuh sehat dan lebat seperti itu? Untuk tau rahasianya, baca terus ulasan diartikel ini ya Moms!

Ngidam Saat Hamil, Sebaiknya Dituruti Atau Dihindari?

Ngidam memang membuat ibu hamil memiliki keinginan besar untuk mengkonsumsi jenis makanan tertentu. Tapi ini bukan berarti Moms bisa makan semua jenis makanan tanpa aturan, lho! Justru saat hamil, sebaiknya Moms lebih berhati-hati dalam memilih jenis makanan.

Moms, Begini Cara Memandikan Bayi Baru Lahir Yang Benar

Menjadi seorang ibu merupakan pekerjaan termahal di dunia, karena bayarannya adalah kasih sayang sepanjang masa. Dan seorang ibu juga dituntut untuk memiliki kemampuan-kemampuan dalam merawat bayi, yang salah satunya adalah kemampuan memandikan bayi.

Cara Menghilangkan Stretch Mark Setelah Melahirkan

Apakah Moms punya masalah dengan stretch mark? Guratan garis yang menghiasi permukaan kulit ini seakan sudah lama menjadi masalah bagi kaum ibu. Keberadaan stretch mark sering sekali dikeluhkan karena dianggap mengganggu keindahan dan dapat menurunkan kepercayaan diri. Tidak heran banyak para ibu yang ingin sekali menyingkirkannya.

Apa Itu Sugar Rush Pada Si Kecil? Ketahui Faktanya Disini

Siapa yang tidak suka makanan manis? Jenis makanan satu ini menjadi makanan yang paling disukai anak-anak, lho. Tapi katanya, jika Si Kecil makan terlalu banyak gula bisa membuatnya mengalami sugar rush. Benar gak sih? Yuk, langsung aja cek faktanya disini!