Kesehatan Anak

Jangan Sampai Salah, Begini Cara Merawat Tali Pusar Si Kecil Agar Terhindar dari Infeksi

Time to read: 4 menit

Selama dalam kandungan, tali pusar berperan sebagai pengantar makanan dan oksigen untuk bayi. Namun, setelah Moms melahirkan, tali pusar sudah tidak diperlukan lagi, karena kini kebutuhan gizinya bisa dipenuhi langsung oleh Moms.

Tali pusar bayi akan segera dipotong beberapa senti segera setelah bayi lahir, dan meninggalkan sekitar 2-3 sentimeter tali pusar yang melekat pada pusar Si Kecil.

Biasanya, tali pusar akan mengering dan lepas dengan sendirinya setelah 1-3 minggu. Tepat setelah tali pusar lepas, Moms harus memastikan tali pusar dalam keadaan kering dan bersih agar tidak mudah terkena infeksi.

Cara merawat tali pusar Si Kecil yang baru lahir

Merawat tali pusar mungkin terlihat mudah dan sepele, tapi sebenarnya tidak juga. Moms harus benar-benar dalam merawatnya, sebab, akibatnya nanti tali pusar Si Kecil bisa saja terkena infeksi. Untuk mencegah hal ini terjadi, ada beberapa hal yang bisa Moms lakukan untuk merawat tali pusar agar tetap bersih  dan kering.

1. Jaga kebersihan tali pusar

Untuk menjaga tali pusar tetap bersih, cukup basahi kapas dengan air. Kapas hanya perlu dalam keadaan lembab saja, jangan sampai airnya mengalir. Peras dulu airnya, setelah itu baru diusapkan pada area tali pusar.

Penggunaan alkohol, sabun, dan cairan antiseptik tidak disarankan, karena bisa membuat kulit area tali pusar iritasi dan membuat proses keringnya lebih lama.

Moms juga jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan tangan sebelum melakukan perawatan tali pusar.

2. Jaga tali pusar agar tetap dalam keadaan kering

Dengan membiarkan tali pusar terbuka tanpa menutupnya dengan kain kasa atau apapun, akan membuat tali pusar cepat kering.

Usahakan jangan sampai popok Si Kecil menutup tali pusar. Berikan jarak antara popok dan tali pusar agar tetap terbuka. Hal ini juga bertujuan jika Si Kecil buang air kecil atau besar, kotorannya tidak mengenai tali pusar.

Hindari juga pemakaian baju yang ketat pada Si Kecil seperti bodysuit (baju yang menutup seluruh tubuh), gunakanlah baju yang longgar yang dapat menyerap keringat.

3. Gunakan spons mandi untuk memandikan Si Kecil

Saat memandikan Si Kecil, Moms disarankan untuk menggunakan spons untuk membilas tubuhnya. Hal ini bertujuan supaya tidak ada air yang masuk kedalam tali pusar.

Jika tali pusar sudah lepas, Moms baru boleh memandikan Si Kecil di bak mandi sambil berendam.

4. Ganti kain kasa secara berkala

Kalau Moms menggunakan kain kasa, jangan lupa untuk menggantinya secara berkala. Jika tidak sering diganti, kain kasa akan lembab, ini dapat membuat tali pusar Si Kecil bisa terkena infeksi.

Jangan menggunakan kapas kering untuk membersihkan tali pusar Si Kecil, karena serabut kapas akan menempel dan susah dibersihkan.

5. Biarkan tali pusar lepas dengan sendirinya

Jangan sekali-kali menarik paksa tali pusar Si Kecil. Selain Si Kecil akan menangis kesakitan, ini juga dapat menyebabkan tali pusar berdarah dan infeksi. Biarkan tali pusar lepas dengan sendirinya.

Kenali tanda-tanda tali pusar infeksi

Saat proses penyembuhan, sangan normal bila Moms melihat darah pada pangkal pusar dan cairan kuning atau bening disekitar pusar. Cairan ini bisa hilang dengan sendirinya.

Selain itu, warna tali pusar akan berubah saat proses penyembuhan, namun Moms tidak perlu khawatir, karena itu adalah hal yang wajar.

Tali pusar biasanya berwarna seperti kekuningan dan mengkilap saat Si Kecil baru dilahirkan. Seiring berjalannya waktu, tali pusar akan mengering lalu lepas dengan sendirinya. Warnanya pun akan berubah dari kekuningan mengkilap menjadi warna coklat, abu-abu, ungu, biru, lalu hitam.

Selain mengetahui cara merawat tali pusar, Moms juga harus peka terhadap kondisi Si Kecil jika menunjukan tanda-tanda infeksi seperti yang disebutkan dalam laman Johnson's Baby.

  • Pangkal tali pusar mengalami kemerahan dan bengkak
  • Area tali pusar terus mengeluarkan darah
  • Keluar nanah kuning atau putih pada tali pusar serta keluarnya cairan berbau tidak enak
  • Si Kecil jadi rewel merasakan nyeri pada tali pusar

Jika dalam waktu 1-3 minggu tali pusar juga belum lepas dan melihat tanda-tanda infeksi, Moms harus segera mengunjungi dokter untuk berkonsultasi lebih lanjut untuk mendapat penanganan yang tepat.

Nannycare.id adalah yayasan pengasuh anak terbaik di Indonesia. Terdapat 3 layanan dari nannycare yaitu : Nanny, Governess, Newborn Care. Pemesanan Cepat, Harga terbaik tanpa admin dan Garansi tak terbatas. Hubungi sekarang.

Postingan Lainnya

Tips Melakukan Perawatan Rambut Bayi Agar Tumbuh Sehat Dan Lebat

Moms, gemas bukan saat melihat bayi dengan rambut yang lebat dan sehat? Moms pastinya juga mau kan kalau rambut Si Kecil tumbuh sehat dan lebat seperti itu? Untuk tau rahasianya, baca terus ulasan diartikel ini ya Moms!

Ngidam Saat Hamil, Sebaiknya Dituruti Atau Dihindari?

Ngidam memang membuat ibu hamil memiliki keinginan besar untuk mengkonsumsi jenis makanan tertentu. Tapi ini bukan berarti Moms bisa makan semua jenis makanan tanpa aturan, lho! Justru saat hamil, sebaiknya Moms lebih berhati-hati dalam memilih jenis makanan.

Moms, Begini Cara Memandikan Bayi Baru Lahir Yang Benar

Menjadi seorang ibu merupakan pekerjaan termahal di dunia, karena bayarannya adalah kasih sayang sepanjang masa. Dan seorang ibu juga dituntut untuk memiliki kemampuan-kemampuan dalam merawat bayi, yang salah satunya adalah kemampuan memandikan bayi.

Cara Menghilangkan Stretch Mark Setelah Melahirkan

Apakah Moms punya masalah dengan stretch mark? Guratan garis yang menghiasi permukaan kulit ini seakan sudah lama menjadi masalah bagi kaum ibu. Keberadaan stretch mark sering sekali dikeluhkan karena dianggap mengganggu keindahan dan dapat menurunkan kepercayaan diri. Tidak heran banyak para ibu yang ingin sekali menyingkirkannya.

Apa Itu Sugar Rush Pada Si Kecil? Ketahui Faktanya Disini

Siapa yang tidak suka makanan manis? Jenis makanan satu ini menjadi makanan yang paling disukai anak-anak, lho. Tapi katanya, jika Si Kecil makan terlalu banyak gula bisa membuatnya mengalami sugar rush. Benar gak sih? Yuk, langsung aja cek faktanya disini!