Tumbuh Kembang Anak

Merangsang dan Melatih Si Kecil Agar Lancar Berbicara dengan 5 Cara Ini

Time to read: 4 menit

Setiap orangtua pasti mendambakan anak mereka tumbuh dan berkembang dengan sehat dan cerdas. Namun, setiap anak nyatanya memiliki fase pertumbuhan yang berbeda, termasuk dalam hal kemampuan berbicara.

Sebagian anak ada yang sudah mampu berbicara lancar sebelum usianya genap  2 tahun dan sebagian lagi ada yang mengalami keterlambatan berbicara serta hanya mampu mengatakan sedikit kata saat usianya sudah menginjak 2 tahun.

Tahapan perkembangan bicara anak

Jika Moms mendapati Si Kecil belum lancar bicara, jangan langsung panik dan buru-buru melabeli ia mengalami speech delay. Sebaiknya, kenali dulu tahapan perkembangan bicara anak.

  • Usia 0-6 bulan: pada usia ini, Si Kecil baru bisa menangis untuk mengungkapkan keinginannya. Lalu ketika menginjak usia 2-3 bulan Si Kecil mulai bisa membuat suara seperti “aah” dan “uuh” yang disebut cooing. Dan saat memasuki 6 bulan sudah dapat mengucapkan suku kata seperti “ma-ma” dan “pa-pa”.
  • Usia 6-12 bulan: Si Kecil sudah bisa mengenali namanya sendiri dan benda disekelilingnya meski belum mengetahui artinya. Ia juga mulai menggunakan bahasa isyarat untuk menunjuk sesuatu yang diinginkan atau merentangkan tangannya untuk digendong.
  • Usia 12-18 bulan: saat usia ini, Si Kecil sudah bisa mengucapkan 3-6 kata serta mengangguk dan menggelengkan kepala untuk menjawab pertanyaan. Tapi seringkali Si Kecil hanya mengulang bagian belakang kata saja seperti “cantik” menjadi “tik”.
  • Usia 18-24 bulan: memasuki usia ini, Si Kecil sudah bisa mengucapkan 1 kalimat sederhana yang setidaknya terdiri dari 2 kata, seperti “mau makan”.

Cara melatih kemampuan berbicara Si Kecil

Untuk membantu melatih anak agar lancar berbicara, Moms bisa melakukannya dengan cara sederhana lewat rutinitas sehari-sehari bersama Si Kecil.

1. Sering-seringlah mengajak Si Kecil berbicara

Jika ingin Si Kecil lancar berbicara, mulailah dari Moms dulu yang mulai sering-sering mengajaknya mengobrol.

Ketika sedang jalan-jalan dan Si Kecil melihat sesuatu, beritahu ia apa yang dilihat dengan menyebutkan namanya. Mungkin Si Kecil belum sampai memahami makna kata tersebut dan merespon dengan baik, tapi ini bisa membantu Si Kecil menambah kosakatanya dan membuat ia jadi lebih komunikatif.

2. Bernyanyi bersama

Melatih Si Kecil berbicara bisa lewat cara yang menyenangkan lho, salah satunya dengan menyanyi bersama.

Pada dasarnya, bunyi lebih mudah dipelajari oleh anak seusianya daripada kata-kata. Maka dari itu, Moms bisa menyanyikan lagu atau mengarang kata dengan irama sambil menggerakan anggota tubuh.

3. Terus mengulangi kata yang sama berkali-kali

Mengulang kata yang sama berulang kali dapat membuat Si Kecil jadi lancar berbicara. Ucapkan kata tersebut dalam rutinitas sehari-hari. Semakin sering diulang, Si Kecil akan semakin hafal dengan kata tersebut.

4. Membacakan cerita

Sering membacakan dongeng kepada Si Kecil ternyata dapat menstimulasi ia cepat bicara. Selain mengenalkan kosakata, lewat dongeng juga Moms membantu Si Kecil melatih imajinasinya, menanamkan nilai moral, juga melatih Si Kecil mengungkapkan kata yang ia kenali sebelumnya.

Bacaan dongeng bisa apa saja, misal tentang hewan, petualangan atau legenda. Usahakan menggunakan tempo yang lambat dan intonasi yang jelas saat membaca, sertakan juga ekspresi yang sesuai untuk membantu Si Kecil mengenali macam-macam ekspresi.

5. Ajak bermain

Selain bernyanyi, melatihnya berbicara bisa lewat permainan. Permainan bisa membuat otak semakin aktif juga kreatif.

Bermain dengan flashcard boleh Moms coba bersama Si Kecil. flashcard memiliki beragam jenis gambar dengan banyak tema yang sangat efektif menambah kosakata Si Kecil.

Mintalah Si Kecil mengulangi kata yang Moms sebutkan pada flashcard. Ketika ia semakin lancar menyebutkan kata tersebut, sekarang mintalah untuk ia sendiri yang mengucapkan kata tersebut.

Meski Si Kecil mungkin belum bisa memahami kata-kata yang Moms bicarakan, tetap ajak Si Kecil mengobrol. Ia tetap bisa mendengarkan dan menyerap kata-kata tersebut dengan baik. Jangan tunggu sampai usia tertentu, justru itu akan membuat Si Kecil tertinggal.

Jika Moms merasa perkembangan Si Kecil tampak lambat, jangan ragu untuk berkonsultasi pada dokter atau bisa menggunakan jasa pengasuh anak yang profesional untuk membantu Si Kecil.

Dengan memiliki latar belakang merawat anak, pengasuh anak Nannycare dapat membantu Si Kecil berlatih bicara dengan cara yang menyenangkan. Layanan Nannycare bisa Moms dapatkan melalui website kami.

Nannycare.id adalah yayasan pengasuh anak terbaik di Indonesia. Terdapat 3 layanan dari nannycare yaitu : Nanny, Governess, Newborn Care. Pemesanan Cepat, Harga terbaik tanpa admin dan Garansi tak terbatas. Hubungi sekarang.

Postingan Lainnya

Tips Melakukan Perawatan Rambut Bayi Agar Tumbuh Sehat Dan Lebat

Moms, gemas bukan saat melihat bayi dengan rambut yang lebat dan sehat? Moms pastinya juga mau kan kalau rambut Si Kecil tumbuh sehat dan lebat seperti itu? Untuk tau rahasianya, baca terus ulasan diartikel ini ya Moms!

Ngidam Saat Hamil, Sebaiknya Dituruti Atau Dihindari?

Ngidam memang membuat ibu hamil memiliki keinginan besar untuk mengkonsumsi jenis makanan tertentu. Tapi ini bukan berarti Moms bisa makan semua jenis makanan tanpa aturan, lho! Justru saat hamil, sebaiknya Moms lebih berhati-hati dalam memilih jenis makanan.

Moms, Begini Cara Memandikan Bayi Baru Lahir Yang Benar

Menjadi seorang ibu merupakan pekerjaan termahal di dunia, karena bayarannya adalah kasih sayang sepanjang masa. Dan seorang ibu juga dituntut untuk memiliki kemampuan-kemampuan dalam merawat bayi, yang salah satunya adalah kemampuan memandikan bayi.

Cara Menghilangkan Stretch Mark Setelah Melahirkan

Apakah Moms punya masalah dengan stretch mark? Guratan garis yang menghiasi permukaan kulit ini seakan sudah lama menjadi masalah bagi kaum ibu. Keberadaan stretch mark sering sekali dikeluhkan karena dianggap mengganggu keindahan dan dapat menurunkan kepercayaan diri. Tidak heran banyak para ibu yang ingin sekali menyingkirkannya.

Apa Itu Sugar Rush Pada Si Kecil? Ketahui Faktanya Disini

Siapa yang tidak suka makanan manis? Jenis makanan satu ini menjadi makanan yang paling disukai anak-anak, lho. Tapi katanya, jika Si Kecil makan terlalu banyak gula bisa membuatnya mengalami sugar rush. Benar gak sih? Yuk, langsung aja cek faktanya disini!