Tips

Tips Mengajari Anak Berpuasa Pertama Kali

Time to read: 3 menit

Bulan Ramadhan segera tiba, ini adalah saatnya bagi umat Muslim melaksanakan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Dibulan yang penuh ampunan ini, setiap umat Muslim yang menjalankan berlomba-lomba dalam meraih pahala dan kebaikan, tidak terkecuali anak-anak.

Puasa bagi orang dewasa mungkin bukan masalah, karena sudah terbiasa mengulanginya dari tahun ke tahun. Namun berbeda dengan anak-anak, meskipun mereka memiliki semangat yang luar biasa untuk ikut berpuasa, pada kenyataannya mereka kesulitan untuk menjalankan puasa 1 hari penuh apalagi sampai 1 bulan penuh.

Meskipun anak-anak belum diwajibkan untuk berpuasa, tidak ada salahnya Moms mengajarkannya Si Kecil sejak dini agar nantinya ia siap saat sudah diwajibkan berpuasa. Lalu bagaimana cara mengajarkan Si Kecil berpuasa sejak dini?

Baca Juga : Anjuran Mengkonsumsi Susu UHT Untuk Anak

Tips mengajarkan anak berpuasa

1. Menjelaskan makna berpuasa

Alih–alih mengerti makna puasa, Si Kecil mungkin hanya sedang meniru orang dewasa berpuasa karena melihat orang-orang disekitar melakukannya. Tetapi itu sudah awal yang bagus untuknya, karena memang pada usia anak-anak, mereka masih pada tahap meniru dan mencoba.

Walaupun Si Kecil belum mengerti, Moms tetap harus menjelaskan apa itu puasa dan mengapa ia harus menjalankannya. Setelah mengetahui alasannya, mungkin saja Si Kecil akan lebih mudah menjalankan puasa. Jangan lupa juga untuk menggunakan bahasa yang mudah dipahami Si Kecil ya, Moms.

2. Mulai dengan mengajarkan puasa secara bertahap

Pastinya tidak mudah bagi Si Kecil berpuasa selama satu hari penuh. Agar Si Kecil tidak kaget, pada awal pengenalan puasa ada baiknya mengajarkannya secara bertahap, mulai dari beberapa jam saja misal 4-5 jam lalu lanjut sampai setengah hari.

Si Kecil mungkin butuh beberapa hari untuk bisa menyesuaikan dengan pola orang dewasa berpuasa. Ajarkan secara bertahap durasi puasanya, sampai ia mampu puasa 1 hari penuh.

3. Puasa dari makanan favoritnya

Bila Si Kecil sering mengkonsumsi makanan tertentu sehari-harinya seperti coklat, keripik kentang atau permen jeli, maka mintalah ia untuk puasa dari makanan tersebut. Cara ini juga bisa digunakan sebagai alternatif untuk mengurangi kebiasaan buruk bagi Si Kecil.

Baca Juga : Moms, Ini Dia Pentingya Menjaga Kebersihan Gigi dan Mulut Si Kecil

4. Buat aktivitas seru saat ngabuburit

Sembari menunggu waktu berbuka puasa, cobalah untuk membuat aktivitas seru bersama Si Kecil agar ia tetap semangat menjalankan puasa. Cobalah beberapa kegiatan ringan seperti membaca alquran, membaca buku kisah nabi atau memasak takjil bersama.

5. Jangan memaksa Si Kecil

Usia anak-anak memang masih dalam tahap meniru dan mencoba. Terlebih lagi Si Kecil juga sedang dalam masa pertumbuhan yang mana ia membutuhkan banyak nutrisi. Moms perlu memperhatikan kesiapan mental serta fisik Si Kecil.

Jadi bila Si Kecil sudah terlihat lelah saat tengah hari, lebih baik tidak memaksanya. Sebagai langkah awal, ajarkan ia puasa setengah hari saja. Bukan tanpa manfaat mengenalkan puasa setengah hari. Cara ini bisa menjadi jalan untuk ia selangkah lebih dekat mengenal ibadah puasa dengan sendirinya tanpa ada unsur paksaan.

6. Beri penghargaan

Memberi sedikit iming-iming hadiah tidak ada salahnya untuk memotivasi Si Kecil untuk menjalankan puasa selama bulan Ramadhan. Terlepas ia berhasil melaksanakan puasa satu hari penuh, setengah hari maupun hanya beberapa jam, tetap berikan Si Kecil penghargaan atas usahanya tersebut. Penghargaan tidak harus selalu dalam bentuk barang atau makanan, dengan memberikan pujian pun sudah bisa menjadi motivasi untuk Si Kecil agar ia tetap semangat.

Baca Juga : Segudang Manfaat Pelukan Untuk Pertumbuhan Si Kecil

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat mengajarkan anak berpuasa

  • Pastikan kebutuhan nutrisinya terpenuhi

Pastikan kebutuhan nutrisinya tercukupi baik saat makan sahur maupun saat berbuka. Setidaknya ada 5 nutrisi penting yang harus dipenuhi saat Si Kecil berpuasa, yaitu, protein, kalsium, zat besi, serat dan vitamin A, C dan E.

  • Berikan suplemen

Agar daya tahan tubuh Si Kecil tetap terjaga, berikan ia suplemen tambahan agar tidak mudah lemas dan lesu selama berpuasa. Pilih vitamin dalam bentuk tablet atau berbentuk gummy kenyal dan rasanya manis yang pasti disukai anak-anak seperti, Youvit Gummy Multivitamin, Fitkom Gummy Multivitamin, Cerebrofort Marine Gummy, dan Sakatonik ABC Tablet.

  • Batasi kegiatan Si Kecil agar tidak terlalu lelah

Selama berpuasa disarankan Si Kecil tidak melakukan aktivitas yang menguras energi, sebaiknya lakukan kegiatan yang ringan-ringan saja untuk mencegah Si Kecil cepat lemas, lapar dan haus.

Nannycare.id adalah yayasan pengasuh anak terbaik di Indonesia. Terdapat 3 layanan dari nannycare yaitu : Nanny, Governess, Newborn Care. Pemesanan Cepat, Harga terbaik tanpa admin dan Garansi tak terbatas. Hubungi sekarang.

Postingan Lainnya

5 Langkah Menghadapi Anak Yang Suka Berkata Kasar

Ketika Si Kecil bicara kasar, tentu Moms penasaran bukan? Dari mana ia mendapatkan kata-kata tersebut dan dari siapa ia belajar bicara seperti itu? Sebagai orang tua, Moms tidak boleh membiarkan hal ini terlalu lama. Sebagai orang tua, Moms harus tegas dalam meluruskan perilakunya dan tidak boleh menganggap remeh hal tersebut.

Manfaat Suka Memelihara Hewan Bagi Anak

Beberapa orang tua sering berpikiran bahwa memelihara binatang itu merepotkan bahkan tidak baik bagi kesehatan dan pertumbuhan Si Kecil. Namun dibalik semua ketakutan itu, memelihara hewan dirumah ternyata memiliki banyak manfaat lho Moms. Apa saja manfaatnya? Yuk, cari tau lengkapnya disini!

Mengenalkan Kebaikan Di Bulan Ramadhan Kepada Anak

Bulan Ramadhan bukan hanya sekedar mengajarkan pada Si Kecil soal menahan lapar dan haus dari pagi hingga petang. Masih banyak hal baik yang bisa dilakukan di bulan penuh berkah dan ampunan ini. Maka dari itu, yuk Moms, mulai ajarkan kebaikan pada Si Kecil dimulai dengan hal-hal sederhana berikut ini.

Anak-Anak Sering Tergoda Saat Berpuasa? Lakukan 5 Cara Ini

Umumnya, anak usia sekolah sudah mulai diajarkan berpuasa oleh orang tuanya. Tapi karena masih pemula, anak-anak sering mengeluh lapar dan haus saat siang hari. Hal ini sebenarnya wajar saja terjadi, namanya juga masih anak-anak. Namun, bukan berarti orang tua tidak bisa menyiasati agar anak kuat berpuasa. Simak 5 tips berikut ini agar anak tidak mudah tergoda saat puasa.

Macam-Macam Tekstur MPASI Sesuai Dengan Usia Anak

Sekarang Si Kecil sudah berusia 6 bulan. Ini berarti Si Kecil sudah siap untuk diperkenalkan pada makanan padat pertamanya atau MPASI. Pemberian MPASI perlu sesuaikan dengan kemampuan pencernaan dan usia Si Kecil. Tekstur MPASI dikenalkan secara bertahap, mulai dari bubur halus atau puree, naik menjadi bubur kental sampai akhirnya tekstur MPASI sama seperti makanan orang dewasa.